Siapa bilang bicara mudah? Apalagi bicara didepan orang banyak, bicara sambil melihat berbagai ekspresi orang yg mendengarkan, atau bicara didepan orang yang ditakuti, memangnya itu mudah? Pernah merasakannya? Kalau belum pernah, silahkan dicoba! Semoga yg mau diucapkan tidak terbata-bata, atau mungkin luput terlupa atau terlewat, bahkan semoga kata2 yg keluar tidak seperti tersembur muncrat dan terdengar tidak jelas.
Aku ngga bilang bahwa bicara itu mudah sekali, tp aku merasa "memilih apa yang harusnya diucapkan" lebih sulit dari itu. Karena aku akan cenderung lebih malu jika isi dari ucapanku yg memalukan ketimbang caraku bicara.
Belakangan ini aku mendengar beberapa nasehat. Bagiku, omong kosong kalo yg memberi nasehat tidak berharap aku melakukan nasehatnya. Beberapa dari nasehat itu untuk didengar saja sudah terasa sulit. Tapi, apa nasehat yang sulit kudengar itu mudah untuk dilakukan? Ternyata lebih sulit lagi.
Banyak sekali hal sulit di bumi, bermacam ragam rupa kesulitannya. Berbeda pula level kesulitannya untuk setiap orang. Pada level tertentu aku merasa beberapa kesulitan itu tak semudah bicara, walaupun sebenarnya bicara sulit juga
-MarioWong
Tidak ada komentar:
Posting Komentar