Senin, 13 Agustus 2018

Dariku tentang sarkem

Pernah gak sih kalian ke tempat pelacuran?

Hari ini aku ke sarkem. Untuk yg belom pernah kesini, sarkem itu semacam komplek perkampungan, jadi kita masuk ke gangnya (gang utara maupun selatan bayar 5rb per orang) dan disambut di kanan atau kiri gang dengan wanita2 duduk menawarkan jasa sex atau karoke.
Mereka masing2 duduk di depan room yg boleh nantinya mereka gunakan utk melayani jasa. Beberapa room tertentu didepannya tidak menggunakan wanita melainkan pria sebagai yg menawarkan (entah harus disebut sales atau calo) sementara si wanita duduk di dalam ruangan menanti pria yg lolos menawar mereka pada mas sales atau calo.

Masih belum mampu membayangkan? Dateng sendiri deh biar paham. Hahaha

Bukan hanya menawarkan jasa bagi yang mencari jasa. Jangan ditanya kenapa pria datang ke sarkem. Bakalan banyak alasannya. Mungkin ga sebanyak alasan kenapa wanita datang ke sarkem, menurutku jika dibandingkan harusnya alasan wanita lebih tragis.

Aku hanya akan membahas kenapa aku kesini. (ihh jijiknya...)
Aku membahasnya hanya sekedar utk memberi point of view sambil menunggu soalnya mbak yg biasa melayaniku belum datang. Hahaha

Kenapa aku ke sarkem?
Pertama, karena aku lagi pengalaman sex dengan wanita secara langsung. Karena pengalaman bercinta secara visual sebenarnya bisa didapat di internet, namun hari ini aku sedang dalam tingkat kehausan yg cukup tinggi.

Kedua, aku datang untuk keamanan. Karena kalo aku bercinta dengan yg bukan pelayan sex komersial aku punya beberapa resiko. Contohnya ketagihan, kehamilan, ketahuan warga, atau mungkin banyaknya biaya yg harus dikeluarkan yang mungkin akan jauh lebih ekonomis di sarkem.

Ketiga, untuk menghormati wanita. Menurutku, ini salah satu cara menghormati wanita yg menjaga tubuhnya, dan menghormati pula wanita yang mempersilahkan tubuhnya melayaniku. Jangan dibalik! Lakukan penghormatan dengan benar.

Keempat dan mungkin yg terakhir. Disini cukup menyenagkan. Disinilah suaka bagi hati yang terluka oleh cinta oleh seluruh nelangsa hidup yang celaka.

Inilah kenapa aku datang kemari. Sarkem.
Yakinlah pelacur dan mucikari kan hidup abadi. Hahaha. 

-MarioWong
Dan sedikit penggalan lirik lagu "si pelanggan" Cipt. silampukau

Tidak ada komentar:

Posting Komentar