lama gak nulis gara2 sok punya banyak penghalang bikin aku tertarik untuk membuat tulisan ini....
SENIOR...
karena beberapa waktu lalu, secara otomatis aku terangkat menjadi senior di Asrama UKDW tercinta ini, sekaligus di kampus mungkin...
ini sih sebenarnya cuma celotehan anak badung yang ga pinter2 amat buat ngungkapin perasaan dan cenderung ceroboh. so, kalo ada kekurangan aku minta maaf duluan yoo...
selamat membaca... ^_^
jadi, pada masa oriantasi asrama kemaren, aku melihat ritual yang bagiku menarik utk dipertanyakan. kenapa? karena ritual ini cenderung kurang mengalami perubahan dari waktu ke waktu, padahal di era globalisasi dan teknologi ini sangat banyak perkembangan yang terjadi bahkan yang merubah sistem hidup manusia...
ritualnya antara lain aturan yang sama, acara yang sama, bernyanyi lagu yang sama, dan seterusnya... dan yang pasti akan tetap ada yaitu tindakan SE NI YOR RI TAS....
yup, tindakan senioritas aku artikan sebagai tindakan oleh para senior kepada juniornya untuk membukti paksakan penghormatan umum serta kekompakan para junior untuk terus menjaga emosi diri (gak melawan/manut wae maksudnya) dalam situasi berat melawan cobaan sekalipun..! *referensi arti saya ambil dari pengamatan di tempat kejadian perkara...
jadi, yang agak gak pas bagi diriku adalah kakaknya marahin adek juniornya terus biar nurut. aturan, suara, mata, bodi language, semua dibuat galak kesannya...
pertanyaanku, emangnya ini jaman kumpeni nge-jajah indonesia..?
karena sebagian besar penjajah melakukannya bahkan kadang menggunakan senjata adalah untuk mencegah potensi kemerdekaan dengan menanamkan pemikiran penerimaan "nasib buruk" yang merusak mentalitas..
siapa sih yang gak takut di todong pestol waktu jaman penjajahan? tapi apa senior jaman sekarang masih akan bertujuan untuk belajar menjajah junior?
tidak inginkah mereka punya adik yang berhasil memiliki rasa peka akan kekeluargaan yang hangat...?
apa mereka tidak merasa malu dan menyesal jika timbul dendam yang tertanam dalam diri juniornya yang berbuah pembalasan di kemudian hari yang ternyata menjatuhkan sang senior pula...?
LOVE IS THE REASON... kalimat itu yang membuat aku mau datang kegereja supaya bisa temenin papa ibadah bersama karna kita udah lama gak ngelakuin itu.. aku rasa bisa dikaitkan dalam kasus ini, karena ketika aku mencintai, aku rela melakukan apapun untuk orang yang kucinta.... harusnya negeri ini, generasi seterusnya dan terutama keluarga dibangun dengan pemahaman tentang mencintai, mengasihi, lebih lagi...
with love, MWJ.. God bless... ^_^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar