Rabu, 05 Desember 2018

Tuhan yang berubah atau kita yang berubah?

Siang yg panas pemirsa.. Suhu di musim hujan ini agak gak wajar, Panasnya bikin tambah males kerja. Akhirnya aku cuma ngobrol sama temenku di kamar sebelah tentang tentang macem2 hal sembari menjalani waktu. Obrolan panjang kami kemana-mana sampe tentang LGBT dan agama.

Lucunya, di agama adanya tentang cerita bahwa kaum sodom di beri "azab" dari Tuhannya ibrahim sang pengelana. Lalu di masa sekarang ini, sempat ramai pembicaraan tentang warga di indonesia yg tergolong LGBT tuh.. Kalo diberi azab misalnya jatuh meteor menimpa mereka, masa yg tidak LGBT tidak kena meteornya? Kan saat ini LGBT juga hidup berdampingan dengan orang umum.

Mungkin azabnya personal. Penghukuman yang skala radiusnya khusus hanya menimpa mereka yg melanggar sehingga gak menciderai orang yg tidak ikut melanggar.

Di akhir cerita aku mempertanyakan Tuhan. Kalo mereka sulit berubah, kenapa peraturan yg ada malah yg sulit untuk mereka penuhi? Harusnya ada peraturan khusus dong, karena kan mereka ga umum. Terus temenku menjawab

"terus gimana kita ngajuin proposalnya sama Tuhan biar Tuhan merubah aturannya?"

"Tuhan yg berubah atau kita yg harusnya berubah?" tambahnya.

Melihat tambahan pertanyaan temanku itu, aku jadi takjub nan terkesima hingga ingin menuliskan tulisan ini. Sebab, menurutku Tuhan yg akan berubah. Mengapa?

Kudasarkan pada keyakinan bahwa pertolonganku ialah dari Tuhan yg menjadikan langit dan bumi, yang kasih setiaNya selamanya dan tidak meninggalkanku.

Oleh karena itu, Dialah yg akan berubah, berubah pada saat Dia menghakimiku dan menghakimi orang LGBT juga. Dia akan mengubah ukuranku berdasarkan ukuran yg tepat untukku, bukan ukuran yg sama untuk mereka yg LGBT

Jika Dia berubah, dan Dia akan menimbang kita dengan ukuran yg menurutNya adil bagi kita. Maka, maukah kita berubah untuk menjadi lebih baik dibanding ukuran yang ditetapkan bagi kita tersebut?

Terimakasih Tuhan untuk inspirasi hari ini. Terimakasih juga karena ada temanku yg menjadi sarana utk aku mendapatkan berkat ini dariMu.

Mungkin di tulisan selanjutnya akan aku bahas tentang "apa ya kira2 ukuran yang akan Tuhan kenakan saat menghakimi kita?"

-MarioWong

Tidak ada komentar:

Posting Komentar