nah, orang itu sebenarnya sering kali bergumul.. tapi berhubung setiap orang berkembang dari latar belakang beda-beda, makanya setiap pergumulan jadi berbeda-beda... yang sama itu adalah beratnya... soalnya orang punya tingkat sensitifitas yang beda-beda juga, makanya semua masalah adalah baerat bagi orang yang mengalaminya.. jadi masalah antara satu orang dengan yang lain ga seharusnya dibanding-bandingkan, dan juga jangan diremehin mentang-mentang kita udah lebih jago dari orang yang mengalami pergumulan...
kurang lebih sih, kalo kita mengalami pergumulan lalu membiarkan waktu membuat pergumulan menjadi berlalu dengan begitu saja, yang terjadi malah masalah makin berlarut-larut, bahkan menimbulkan dampak baru...
harusnya sih dihadapi, kalo ga tau gimana hadapinya ya nanya, kalo udah dapet jawaban ya dicoba jawabannya, kalo gagal tanya lagi kalo tetep aja ga tau, kalo mungkin punya jawaban silahkan dicoba "my way"-nya.. kalo gagal ya lebih baik daripada ga berbuat apa2, se-tidaknya bisa dapat pengalaman, pengalaman itu katanya guru yang terbaik...
tapi yang harus kamu tahu, tidak ada masalah yang tidak ada jalan keluarnya...! dan tak ada yang "tak ber-akhir" (abadi) katanya... pegang pula sebagai keyakinan dalam berjalan menyelesaikan masalah....
tugas orang tua layaknya mengambilkan air ketika kamu tidak mampu mengambilnya sendiri... air itu sumber kehidupan, baik untuk percaya pada orang tua karena mereka sebagian besar memiliki kemampuan itu... dan Tuhan yang mengatur sisanya... apa yang tak mampu manusia lakukan untuk apa manusia paksakan? minta pertolongan dari Tuhan agar kemampuan dan kelancaran diberikan...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar