jadi ceritanya aku baru habis baca tentang kepribadian ganda. nah, kepribadian ganda menurut wikipedia indonesia merupakan ekspresi dari kepribadian utama yang muncul karena pribadi utama tidak dapat mewujudkan hal yang ingin dilakukannya. Kadang si penderita tidak tahu bahwa ia memiliki kepribadian ganda, dua pribadi yang ada dalam satu tubuh ini juga tidak saling mengenal dan lebih parah lagi kadang-kadang dua pribadi ini saling bertolak belakang sifatnya.
bagi yang sudah sadar dan secara alami telah bersinkronisasi, mereka mampu menjalani kehidupan normal bahkan bisa mengendalikan pengambilan alih badan atas keinginan mereka sendiri. contoh : orang pendiam saat di presentasi akan menjadi orang yang banyak bicara, namun juga hal yang berlawanan itu tetap kelihatan baik.
ya,, aku pernah punya temen yang berkasus dengan kepribadian ganda waktu SMP. guruku yang memperkenalkanku dengan istilah itu. nah, sekarang kusadari bahwa temanku si A itu gak bersalah.. mungkin dy belum bisa mengaturnya aja antara kapan kepribadian yang satu harus dimunculkan dan kepada siapa ia harus menunjukkannya.
aku pun mengalami hal yang sama. mungkin jika si A mengenalku sebagai orang yang cuek, ketika si A bertanya kepada si B tentang aku, bisa jadi si B menjawab dy orang yang supel. pada dasarnya aku merasa aku begini karena aku memang punya banyak kepribadian yang membentuk aku menjadi memiliki kepribadian yang aku anggap ADAPTABLE... yap, adaptable itu kayak iguana, ehh bunglon deh.. soalnya waktu bunglon ada di dahan berwarna coklat, iya bakal jadi coklat. kalo dy di daun, berarti dy jadi hijau simpelnya..
aku pun demikian. caraku membawa diri adalah berdasarkan lawan bicara atau orang yang aku hadapi. yang paling sederhana sih masalah logat. kalo aku lagi bicara sama orang timur logatku jadi timur, sama orang batak jadi batak, sama orang jawa jadi jawa, dst...
memang sih, kalo yang aku alami sebagai orang berkepribadian ganda itu juga menyulitkan diriku sendiri kadang kala,, soalnya aku terikat dengan idealisme prilaku terhadap orang lain. aku terdidik sebagai orang yang sulit menang sejak kecil. jadi aku tak akan dapat menyatakan kebenaran agrumenku, aku introvert karna juga kurang berteman waktu kecil, tanpa terasa pengaruhnya begitu besar dimasa aku harus berkembang. kalo di buku 7 habit, aku ini Lose-win. tapi itu terbentuk sejak keterpaksaanku menerima apa yang bukan mauku dan mencari jalan tengah untuk tidak adanya keributan lebih lanjut dirumah. sebab karakterku yang satunya (maybe the basic character) adalah keras kepala, saat aku punya dasar kebenaran yang aku yakini, maka aku akan bertahan.. (pantes aja ngalah masa kecil = terpaksa)
walau begitu aku bertumbuh menjadi orang yang terbiasa untuk tidak memaksa, lari dari masalah, sembunyi sambil menunggu waktu, yang kuyakini pasti ada waktu yang tepat berdasarkan perhitunganku dimana saat itu aku dapat menyelesaikan semua dengan baik.
sisi positif, ketika menjadi orang yang bisa mengalah kita bisa mempertimbangkan banyak hal dari banyak sisi dan melihat kebenaran bukan semata-mata karena ego. orang lain juga biasanya merasa senang jika ia menang dalam pendapatnya, atau keinginannya dituruti, bahkan dalam masalah sepele. jika kita bisa bahagia ketika orang lain kita buat bahagia, betapa indahnya hal itu dan hidup kita...
ada banyak lagi hal yang mungkin gak layak di publikasikan karena membuat aku bakal dikasihani, we don't need to whisper termasuk hal yang kuanggap baik dan layak untuk kuterapkan dalam hidupku. jadi aku hanya berharap (lagi) orang banyak akan membaca blog ini dan mengerti. aku dalam kesulitan yang selalu ada dan terus diperbaharui, jadi mengertilah aku, pahamilah aku, dan bukan melihat aku saja, namun juga kenapa aku bisa jadi atau melakukan hal yang aku lakukan terhadap orang lain.
aku pun mengalami hal yang sama. mungkin jika si A mengenalku sebagai orang yang cuek, ketika si A bertanya kepada si B tentang aku, bisa jadi si B menjawab dy orang yang supel. pada dasarnya aku merasa aku begini karena aku memang punya banyak kepribadian yang membentuk aku menjadi memiliki kepribadian yang aku anggap ADAPTABLE... yap, adaptable itu kayak iguana, ehh bunglon deh.. soalnya waktu bunglon ada di dahan berwarna coklat, iya bakal jadi coklat. kalo dy di daun, berarti dy jadi hijau simpelnya..
aku pun demikian. caraku membawa diri adalah berdasarkan lawan bicara atau orang yang aku hadapi. yang paling sederhana sih masalah logat. kalo aku lagi bicara sama orang timur logatku jadi timur, sama orang batak jadi batak, sama orang jawa jadi jawa, dst...
memang sih, kalo yang aku alami sebagai orang berkepribadian ganda itu juga menyulitkan diriku sendiri kadang kala,, soalnya aku terikat dengan idealisme prilaku terhadap orang lain. aku terdidik sebagai orang yang sulit menang sejak kecil. jadi aku tak akan dapat menyatakan kebenaran agrumenku, aku introvert karna juga kurang berteman waktu kecil, tanpa terasa pengaruhnya begitu besar dimasa aku harus berkembang. kalo di buku 7 habit, aku ini Lose-win. tapi itu terbentuk sejak keterpaksaanku menerima apa yang bukan mauku dan mencari jalan tengah untuk tidak adanya keributan lebih lanjut dirumah. sebab karakterku yang satunya (maybe the basic character) adalah keras kepala, saat aku punya dasar kebenaran yang aku yakini, maka aku akan bertahan.. (pantes aja ngalah masa kecil = terpaksa)
walau begitu aku bertumbuh menjadi orang yang terbiasa untuk tidak memaksa, lari dari masalah, sembunyi sambil menunggu waktu, yang kuyakini pasti ada waktu yang tepat berdasarkan perhitunganku dimana saat itu aku dapat menyelesaikan semua dengan baik.
sisi positif, ketika menjadi orang yang bisa mengalah kita bisa mempertimbangkan banyak hal dari banyak sisi dan melihat kebenaran bukan semata-mata karena ego. orang lain juga biasanya merasa senang jika ia menang dalam pendapatnya, atau keinginannya dituruti, bahkan dalam masalah sepele. jika kita bisa bahagia ketika orang lain kita buat bahagia, betapa indahnya hal itu dan hidup kita...
ada banyak lagi hal yang mungkin gak layak di publikasikan karena membuat aku bakal dikasihani, we don't need to whisper termasuk hal yang kuanggap baik dan layak untuk kuterapkan dalam hidupku. jadi aku hanya berharap (lagi) orang banyak akan membaca blog ini dan mengerti. aku dalam kesulitan yang selalu ada dan terus diperbaharui, jadi mengertilah aku, pahamilah aku, dan bukan melihat aku saja, namun juga kenapa aku bisa jadi atau melakukan hal yang aku lakukan terhadap orang lain.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar