itu kutipan dialog dari film THE RAID yang paling aku favoritkan dari sepanjang film.. sampe2 film yang baru 1x aku tonton itu udah kulupakan nama pemerannya, tapi kutipan itu kukenang... kata2 itu keluar dari bos banditnya polisi2nya nyampe di ruang control di lantai 15. bos banditnya sendirian, semua anak buah banditnya itu lagi berpencar buat nge-bunuh polisi2nya. menariknya, kalimatnya itu simpel banget "kok jadi gini?" tapi itu membuktikan bagiku kalo segala perhitungan kita bisa jadi gak sesuai, kalo di dalam perjalanan kejadiannya ada orang lain. bisa saja sesuatu yang harusnya menyenangkan bagi kita dalam perhitungan kita, berubah ketika orang lain bertindak yang gak sesuai dengan perhitungan kita,walaupun saat memnghitung kita sudah memperhitungkan apa yang akan orang lain lakukan sesuai data karakter orang lain yang kita ketahui.
jadi nikmati aja peluang dan siaplah untuk perubahan.. hidup itu indah karena di dalamnya ada banyak kejutan yang udah dirancangkan yang oleh sang penguasa.. monotone itu bikin bosen... right? ;)
#little hope to someone who made me sad...
blog ini berisi curhat, pemikiran, moment, mungkin info, tentang apa yang kulihat, kurasa, dan pengalaman seputar orang lain yang mungkin menginspirasi.
Kamis, 30 Mei 2013
Rabu, 29 Mei 2013
farewell.. (pesta perpisahan..) part2
jadi ceritanya aku gak kecewa ama acara ini, walaupun sebenarnya hati kecil meragukan keceriaan yang dijanjikan..
sammy memulai acara, sebagai master of ceremony (MC), sammy sangatlah tepat. gaya ngapaknya, Lucunya :D, dan sebenarnya ia orang yang mampu membuat keputusan cepat yang bisa diterima orang dengan baik.
kita nyanyi, semua tertawa, dan sampai pada khotbah tiba. masalahnya aku lupa amsal berapa yang dijadikan bahan renungan, pokoknya cuma 1 ayat singkat doang.. mungkin mas nandar sebagai pembawa firman malam itu juga gak mau acara jadi buang2 waktu, yang penting refleksinya tu oke...
"apa sih artinya sahabat itu buat kita? kita mungkin punya GAP (jarak) tersendiri di asrama antara kamar bla..bla..bla..."katanya. tiba2 dy nyinggung aku dikit. "mungkin kita juga sibuk dengan urusan kita sendiri, tujun=an kita pokoknya kalo kesini tu buat kuliah. tapi kita gak sadar si wong tidur di ruang belajar kita gak bangunin, padahal kalo temen dalam GAP kita panggil2, walaupun telat dikit ditungguin, bla..bla..bla.."
sejenak saat namaku disebut aku tersentak dan bertanya, "kok ke pribadi gini?" ungkapku. namun aku melihat kembali bahwa sebenarnnya niat itu baik buat membangun kesadaran untuk mau melihat orang lain disekitar kita yang kurang kita perhatikan.
memang sih ada yang salah denganku, tapi belum tentu gak dengan orang lain. dan aku senang saat aku dipedulikan, karna sebenarnya gak banyak orang yang peduli dalam hidupku. aku hargai mahal rasa peduli itu.
sampai di sharing per-kamar. kamarku dapat jatah pertama untuk share, berhubung 311-320 aku di 311. dan aku membuka sharing sbg pembucara pertamax...
poin utama dari perkataanku (cuma itu) : "yang perlu kita lakukan juga adalah tidak menyia-nyiakan orang yang mau berbicara kepada kita, karna dengan berbicara berarti orang mau membangun relasi, setidaknya welcome-lah dengan itu, atau memulai duluan ketika kita melihat orang yang pendiam, karna bukan gak sengaja atau tanpa sebab dia menjadi seperti itu."
aku rasa kalimat se-pendek itu cukup untuk menjawab, kesempatan harusnya digunakan se-baik mungkin, dan boros kata2 akan mengurangi nilai dari poin utamanya.
aku juga heran, aku rasa aku bukan orang ber-kharisma. mam mega (dosen bahasa inggrisku) bilang, aku ini tactician! padahal aku rasa cuma pengkhayal konyol yang tersakiti oleh mimpi ideal nan-indah diwaktu sadar. (contoh mimpi : merried dengan si orang yang belum boleh disebutkan namanya... sampe ngebayangin punya anak, ngurus rumah tangga skaligus sbg pendeta, cara yang bakal kulakuin buat jaga mood istri, dan seterusnya... haha, konyol banget kan?)
jam 00.30 sharing selesai, dan kami naik ke tempat jemuran di lt.4 menikmati langit secara langsung tanpa atap, memanggang roti, makan snack dan bersulang anggur cap orang tua yang udah gak mempan buat bikin aku mabuk. (minimal CIU baru teler... hehe)
kami nyanyi2, dan karna gitaris kurang handal, dy menyerahkan gitar padaku. aku menolak, 2 menit kemudian aku menawarkan untuk bermain gitar. (dalam hati ingin ada kenangan) lagu lancar, keceriaan maksimal, aku dimabukkan oleh keceriaan di saat otakku 100% tak terkontaminasi alkohol. aku senang, kenyang, jam 03.30an kita bubar dan tidur.
aku rasa moment seperti ini sangat berharga dan ini langka. sayangnya kak iyo tidak menikmati waktu2 itu bersama dengan kami di asrama.
this is unforgetable moment... :)
sammy memulai acara, sebagai master of ceremony (MC), sammy sangatlah tepat. gaya ngapaknya, Lucunya :D, dan sebenarnya ia orang yang mampu membuat keputusan cepat yang bisa diterima orang dengan baik.
kita nyanyi, semua tertawa, dan sampai pada khotbah tiba. masalahnya aku lupa amsal berapa yang dijadikan bahan renungan, pokoknya cuma 1 ayat singkat doang.. mungkin mas nandar sebagai pembawa firman malam itu juga gak mau acara jadi buang2 waktu, yang penting refleksinya tu oke...
"apa sih artinya sahabat itu buat kita? kita mungkin punya GAP (jarak) tersendiri di asrama antara kamar bla..bla..bla..."katanya. tiba2 dy nyinggung aku dikit. "mungkin kita juga sibuk dengan urusan kita sendiri, tujun=an kita pokoknya kalo kesini tu buat kuliah. tapi kita gak sadar si wong tidur di ruang belajar kita gak bangunin, padahal kalo temen dalam GAP kita panggil2, walaupun telat dikit ditungguin, bla..bla..bla.."
sejenak saat namaku disebut aku tersentak dan bertanya, "kok ke pribadi gini?" ungkapku. namun aku melihat kembali bahwa sebenarnnya niat itu baik buat membangun kesadaran untuk mau melihat orang lain disekitar kita yang kurang kita perhatikan.
memang sih ada yang salah denganku, tapi belum tentu gak dengan orang lain. dan aku senang saat aku dipedulikan, karna sebenarnya gak banyak orang yang peduli dalam hidupku. aku hargai mahal rasa peduli itu.
sampai di sharing per-kamar. kamarku dapat jatah pertama untuk share, berhubung 311-320 aku di 311. dan aku membuka sharing sbg pembucara pertamax...
poin utama dari perkataanku (cuma itu) : "yang perlu kita lakukan juga adalah tidak menyia-nyiakan orang yang mau berbicara kepada kita, karna dengan berbicara berarti orang mau membangun relasi, setidaknya welcome-lah dengan itu, atau memulai duluan ketika kita melihat orang yang pendiam, karna bukan gak sengaja atau tanpa sebab dia menjadi seperti itu."
aku rasa kalimat se-pendek itu cukup untuk menjawab, kesempatan harusnya digunakan se-baik mungkin, dan boros kata2 akan mengurangi nilai dari poin utamanya.
aku juga heran, aku rasa aku bukan orang ber-kharisma. mam mega (dosen bahasa inggrisku) bilang, aku ini tactician! padahal aku rasa cuma pengkhayal konyol yang tersakiti oleh mimpi ideal nan-indah diwaktu sadar. (contoh mimpi : merried dengan si orang yang belum boleh disebutkan namanya... sampe ngebayangin punya anak, ngurus rumah tangga skaligus sbg pendeta, cara yang bakal kulakuin buat jaga mood istri, dan seterusnya... haha, konyol banget kan?)
jam 00.30 sharing selesai, dan kami naik ke tempat jemuran di lt.4 menikmati langit secara langsung tanpa atap, memanggang roti, makan snack dan bersulang anggur cap orang tua yang udah gak mempan buat bikin aku mabuk. (minimal CIU baru teler... hehe)
kami nyanyi2, dan karna gitaris kurang handal, dy menyerahkan gitar padaku. aku menolak, 2 menit kemudian aku menawarkan untuk bermain gitar. (dalam hati ingin ada kenangan) lagu lancar, keceriaan maksimal, aku dimabukkan oleh keceriaan di saat otakku 100% tak terkontaminasi alkohol. aku senang, kenyang, jam 03.30an kita bubar dan tidur.
aku rasa moment seperti ini sangat berharga dan ini langka. sayangnya kak iyo tidak menikmati waktu2 itu bersama dengan kami di asrama.
this is unforgetable moment... :)
Selasa, 28 Mei 2013
farewell.. (pesta perpisahan..)
beralih dari masa kecil, kita ke peristiwa di asrama yatu farewell. jadi ceritanya farewell ini pesta perpisahan buat kakak2 theologi di asrama yang memang harus keluar setelah dua tahun tinggal di asrama UKDW ini. nah, farewell barengnya sih udah lewat, hari ini farewell per-lantai. memang sih jadwalnya beda2, kita nih lt.3 rencananya mau mulai acara jam 10an gitu.. sekarang masih jam 9, cuma ga tau aja kalo nanti tiba2 hujan bakal gimana acaranya.
yang menarik tuh waktu kumpul lantai sekitar seminggu yang lalu, ketua lantai 3 periode ini adalah kak iyo. (kakak kamarku) orangnya pinteeer banget, sistematis, banyak baca, dan waktu kumpul lantai membahas masalah farewell dimulai, ia membuka dengan sebuah pertanyaan. demikian pertanyaannya kemarin..
menurut kalian apa sih maknanya acara ini? bukanya udah ada farewell se-asrama juga? emangnya abis ini kita gak bakal ketemu lagi? apa itu belum cukup? jadi apa sih fungsinya farewell lantai ini?
hening....
stelah beberapa menit terdiam dan berfikir, beberapa dari angkatan 2011 menjawab pertannyaan tersebut dengan jawaban yang cenderung positif untuk dilaksanakan, walaupun ada perubahan sistem sekalipun.
aku pun ikut menjawab, karena anak 2012 pada diem..
kira2 gini kata2ku kemarin "masa sih ga dirayain? itu kan biar ada cerita yang bisa dibawa sama yang mau pergi, dy kan ga di asrama ini lagi.. dan supaya ada kesan yang indah yang pernah dialami sama anak2 se-lantainya.."
setelah itu kak iyo tu bilang "ya aku sebenarnya ga tau gimana harus nge-buka acara ini, dan aku mau tau kalian tu ngerti atau enggak tentang acara ini, penting dan maknanya juga buat kita..
nowdays...
kak iyo ga ada di asrama, dy bilang sih bakal dateng, tapi sejam sejak posting ini kumulai, dy tak kian muncul.. anak2 udah ngumpul, mungkin gak sabar dengan 8 botol anggur merah yang udah dibeli. acara pun dimulai tanpa kak iyo...
jadi ceritanya aku mengikuti berlangsungnya acara dulu ya...
tentang acara akan dilanjutkan di part 2... ;)
yang menarik tuh waktu kumpul lantai sekitar seminggu yang lalu, ketua lantai 3 periode ini adalah kak iyo. (kakak kamarku) orangnya pinteeer banget, sistematis, banyak baca, dan waktu kumpul lantai membahas masalah farewell dimulai, ia membuka dengan sebuah pertanyaan. demikian pertanyaannya kemarin..
menurut kalian apa sih maknanya acara ini? bukanya udah ada farewell se-asrama juga? emangnya abis ini kita gak bakal ketemu lagi? apa itu belum cukup? jadi apa sih fungsinya farewell lantai ini?
hening....
stelah beberapa menit terdiam dan berfikir, beberapa dari angkatan 2011 menjawab pertannyaan tersebut dengan jawaban yang cenderung positif untuk dilaksanakan, walaupun ada perubahan sistem sekalipun.
aku pun ikut menjawab, karena anak 2012 pada diem..
kira2 gini kata2ku kemarin "masa sih ga dirayain? itu kan biar ada cerita yang bisa dibawa sama yang mau pergi, dy kan ga di asrama ini lagi.. dan supaya ada kesan yang indah yang pernah dialami sama anak2 se-lantainya.."
setelah itu kak iyo tu bilang "ya aku sebenarnya ga tau gimana harus nge-buka acara ini, dan aku mau tau kalian tu ngerti atau enggak tentang acara ini, penting dan maknanya juga buat kita..
nowdays...
kak iyo ga ada di asrama, dy bilang sih bakal dateng, tapi sejam sejak posting ini kumulai, dy tak kian muncul.. anak2 udah ngumpul, mungkin gak sabar dengan 8 botol anggur merah yang udah dibeli. acara pun dimulai tanpa kak iyo...
jadi ceritanya aku mengikuti berlangsungnya acara dulu ya...
tentang acara akan dilanjutkan di part 2... ;)
Senin, 27 Mei 2013
lebih lengkap tentang aku di masa kecilku (part2)
nyambung tulisanku yang keburu berakhir gara2 final liga champion yang dimenangkan oleh bayern munich. congrats ! :)
jadi, inilah gambaran aku di masa laluku, cukup lucukan? tapi lucu2 gini, sebenarnya aku cupu.. abis maennya ama kakek mlulu, jadi aku agak kurang cocok dengan temen2 yang sebayaku. kenangan pahitnya, rumahku itu gak jauh dari lapangan bole, tapi aku cuma bisa ngeliatin doang kalo ada anak2 lain maen. kalo pengen juga orang kan taunya aku ga pernah main, (pasti skillnya nol).. trus juga aku jadi ga pinter komunikasi ama orang. ditambah lagi aku cenderung manja gara2 kakek ama nenek terlalu sayang ama aku, jadinya apa yang aku mau biasanya diusahain.
jadinya, selain anak2 tetanggaku yang cuek, disekolah aku juga dicuekin temen.
tapi aku jadi terbiasa untuk asik dengan dunia dalam kesendirianku, aku jadi betah mengkhayal, main game, menggambar, dan banyak aktifitas lain yang kulaukan sendirian. dibalik itu semua, aku ingin perubahan...
akhirnya SMP aku jelang dengan masih cupu. cuma ada yang beda, karena aku lolos seleksi untuk masuk bilingual class. masa2 ribet pun dimulai.
pada dasarnya sih aku orang yang ga suka belajar, jadi aku kesulitan mengikuti kehebatan anak2 di kelas. kalo kata guruku sih aku pinternya bakat, (hehe) makanya aku bias tetap bertahan di kelas walaupun ga pernah belajar dirumah. karena di lokal unggulan, reputasi jadi meningkat pesat. temen2 yang bandel juga makin banyak. sejak kelas 2 smp aku jadi badung, trus karena aku bisa main gitar, mulai bikin band.. sampai.. aku harus disidang waktu mau naik kelas 3. hahaha...
ke-liar-an ini terus berlanjut sampai menginjak bangku SMA, dan bukannya tobat malah makin parah. yaa,, jaman dulu sih kalo bandel ada rasa bangga, rasa diperhatikan, rasa solidaritas yang kuat, dan penerimaan teman jelas lebih baik dari orang tua rasanya. gimana enggak, orang tua kalo kita pulang bukannya memotivasi, malah marah2 mlulu, apalagi nenek majelis yang punya vocabulary luas. jadi kalo marah tu bahasa yang dipake bisa lebih runcing dari pada kampak wiro sableng atau katana sekalipun ketika nusuk di hati, disamping aku punya tingkat sensifitas yang tinggi pula.
disitulah aku mengenal rokok. yang akhirnya menjadi sahabat sekaligus pelacur. bagiku, nikotin adalah obat yang tepat untukku. aku di saat sepiku gak bisa berhenti berfikir tentang apa yang kualami, kenapa dan bagaimana seharusnya ideal masa itu dan masa depan. jadi ketika hari-hari menyakitiku, aku akan larut.. ketika aku ingin menggapai bintang, aku tersudut masa lalu dan perhitungan kemungkinan dalam standard logika perhitungan. disaat itu aku butuh rokok supaya aku lebih tenang dan bisa tidur. kalo enggak aku bakal gak tidur sampe orang mergokin aku ketiduran di kelas. hehehe...
rokok lama kelamaan juga jadi pengikat persatuan. Punk adalah tempatku banyak belajar tentang ideologi hidup, politik, dan sarana mencari uang secara mandiri juga tentunya. jadi kebersamaan akan terasa indah kalo satu batang rokok dihabiskan bersama kawan dalam cerita2 lucu dan wawasan serta lagu2 yang menyenangkan.
kisah hidup tentu saja membuat aku lebih sadar, buat bersyukur tentang apa yang kualami. dan aku juga perlu membagi makna bagi orang lain bahwa "manusia bukan lahir saja, melainkan dibentuk melalui pengalaman selama hidupnya sehingga karakter hidupnya jadi kompleks namun padu." jadi kita gak layak me-label orang dengan price tag tertentu.
sejarah sangat berpengaruh bukan? kini tugas kita setelah sejarah adalah menulis masa depan.. sampai menjawab pertanyaan seberapakah tingkat kenangan yang bisa kita buat di akhir cerita?
sekian.
jadi, inilah gambaran aku di masa laluku, cukup lucukan? tapi lucu2 gini, sebenarnya aku cupu.. abis maennya ama kakek mlulu, jadi aku agak kurang cocok dengan temen2 yang sebayaku. kenangan pahitnya, rumahku itu gak jauh dari lapangan bole, tapi aku cuma bisa ngeliatin doang kalo ada anak2 lain maen. kalo pengen juga orang kan taunya aku ga pernah main, (pasti skillnya nol).. trus juga aku jadi ga pinter komunikasi ama orang. ditambah lagi aku cenderung manja gara2 kakek ama nenek terlalu sayang ama aku, jadinya apa yang aku mau biasanya diusahain.jadinya, selain anak2 tetanggaku yang cuek, disekolah aku juga dicuekin temen.
tapi aku jadi terbiasa untuk asik dengan dunia dalam kesendirianku, aku jadi betah mengkhayal, main game, menggambar, dan banyak aktifitas lain yang kulaukan sendirian. dibalik itu semua, aku ingin perubahan...
akhirnya SMP aku jelang dengan masih cupu. cuma ada yang beda, karena aku lolos seleksi untuk masuk bilingual class. masa2 ribet pun dimulai.
pada dasarnya sih aku orang yang ga suka belajar, jadi aku kesulitan mengikuti kehebatan anak2 di kelas. kalo kata guruku sih aku pinternya bakat, (hehe) makanya aku bias tetap bertahan di kelas walaupun ga pernah belajar dirumah. karena di lokal unggulan, reputasi jadi meningkat pesat. temen2 yang bandel juga makin banyak. sejak kelas 2 smp aku jadi badung, trus karena aku bisa main gitar, mulai bikin band.. sampai.. aku harus disidang waktu mau naik kelas 3. hahaha...
ke-liar-an ini terus berlanjut sampai menginjak bangku SMA, dan bukannya tobat malah makin parah. yaa,, jaman dulu sih kalo bandel ada rasa bangga, rasa diperhatikan, rasa solidaritas yang kuat, dan penerimaan teman jelas lebih baik dari orang tua rasanya. gimana enggak, orang tua kalo kita pulang bukannya memotivasi, malah marah2 mlulu, apalagi nenek majelis yang punya vocabulary luas. jadi kalo marah tu bahasa yang dipake bisa lebih runcing dari pada kampak wiro sableng atau katana sekalipun ketika nusuk di hati, disamping aku punya tingkat sensifitas yang tinggi pula.
disitulah aku mengenal rokok. yang akhirnya menjadi sahabat sekaligus pelacur. bagiku, nikotin adalah obat yang tepat untukku. aku di saat sepiku gak bisa berhenti berfikir tentang apa yang kualami, kenapa dan bagaimana seharusnya ideal masa itu dan masa depan. jadi ketika hari-hari menyakitiku, aku akan larut.. ketika aku ingin menggapai bintang, aku tersudut masa lalu dan perhitungan kemungkinan dalam standard logika perhitungan. disaat itu aku butuh rokok supaya aku lebih tenang dan bisa tidur. kalo enggak aku bakal gak tidur sampe orang mergokin aku ketiduran di kelas. hehehe...
rokok lama kelamaan juga jadi pengikat persatuan. Punk adalah tempatku banyak belajar tentang ideologi hidup, politik, dan sarana mencari uang secara mandiri juga tentunya. jadi kebersamaan akan terasa indah kalo satu batang rokok dihabiskan bersama kawan dalam cerita2 lucu dan wawasan serta lagu2 yang menyenangkan.
kisah hidup tentu saja membuat aku lebih sadar, buat bersyukur tentang apa yang kualami. dan aku juga perlu membagi makna bagi orang lain bahwa "manusia bukan lahir saja, melainkan dibentuk melalui pengalaman selama hidupnya sehingga karakter hidupnya jadi kompleks namun padu." jadi kita gak layak me-label orang dengan price tag tertentu.
sejarah sangat berpengaruh bukan? kini tugas kita setelah sejarah adalah menulis masa depan.. sampai menjawab pertanyaan seberapakah tingkat kenangan yang bisa kita buat di akhir cerita?
sekian.
Sabtu, 25 Mei 2013
lebih lengkap tentang aku di masa kecilku
kenapa aku mau menuliskan lebih lengkap tentang aku?
1.karena aku ingin orang mengenal aku lebih ketika membaca blog ini.
2.aku ingin blog menjadi sahabat yang tau tentang diriku lebih dalam.
3.aku bisa mengenang diriku untuk diriku sendiri juga.
4.refleksi adalah kebutuhan untukku kata dosen kuliahku.
ini aku, Mario Wong Jonathan. (entah alasan apa ayahku membuat nama belakang/marga di bagian tengah namaku) lahir dari rahim alm.Ariani levina tanggal 11 februari 1995. aku dibesarkan oleh kakek dan nenekku. karena pada waktu aku 11 bulan aku ditinggal oleh ibuku ke khayangan. nenekku yang merawatku profesinya adalah ibu rumah tangga sekaligus menjabat majelis gereja di GPIB patmos sabang bahkan sebelum aku lahir sampai aku menuliskan ceritaku saat ini. aku dibesarkan dalam wilayah yang soleh secara kristen, orang-orang juga memperhatikanku karna aku cucu majelis dan aku piatu. ayahku berwirausaha, karena alasan tidak mampu merawat anak bayi, dan kesibukannya yang suangat buaanyak membuat ia menitipkanku di rumah nenek sampai akhirnya aku gak mau pindah ke rumah ayahku walaupun udah besar.
menjadi cucu tidaklah begitu mudah. Orang bilang, nenek itu lebih sayang sama cucu ketimbang anak sendiri. akibatnya, kalo diinget-inget kayaknya aku jadi korban overkeeping yang sampai sekarang dampaknya masih terasa. jadinya kurang gaul, abis semua dilihat dari dampak negatif yang bisa ditimbulkan, jadi aku gak boleh main keluar jauh2 lah, ga boleh main sama si A, si B, nanti bisa bla bla bla, untungnya aku waktu kecil punya kakek yang baik hati. aku temenan ama kakek, setiap hari kemana-mana sama kakek. tapi kakek lulusan terbaik waktu dy sekolah, ia sangat suka membaca, rajin, kuat, jadi aku banyak banget belajar darinya juga terutama keahliannya dalam bahasa inggris. orang2 pun mengenal kakek sebagai orang yang sangat bijaksana dan highly social person. buatku, kakek adalah mentor terbaik yang aku punya.
mungkin itu dy kenapa aku cepet tua. ^_^
1.karena aku ingin orang mengenal aku lebih ketika membaca blog ini.
2.aku ingin blog menjadi sahabat yang tau tentang diriku lebih dalam.
3.aku bisa mengenang diriku untuk diriku sendiri juga.
4.refleksi adalah kebutuhan untukku kata dosen kuliahku.
ini aku, Mario Wong Jonathan. (entah alasan apa ayahku membuat nama belakang/marga di bagian tengah namaku) lahir dari rahim alm.Ariani levina tanggal 11 februari 1995. aku dibesarkan oleh kakek dan nenekku. karena pada waktu aku 11 bulan aku ditinggal oleh ibuku ke khayangan. nenekku yang merawatku profesinya adalah ibu rumah tangga sekaligus menjabat majelis gereja di GPIB patmos sabang bahkan sebelum aku lahir sampai aku menuliskan ceritaku saat ini. aku dibesarkan dalam wilayah yang soleh secara kristen, orang-orang juga memperhatikanku karna aku cucu majelis dan aku piatu. ayahku berwirausaha, karena alasan tidak mampu merawat anak bayi, dan kesibukannya yang suangat buaanyak membuat ia menitipkanku di rumah nenek sampai akhirnya aku gak mau pindah ke rumah ayahku walaupun udah besar.
menjadi cucu tidaklah begitu mudah. Orang bilang, nenek itu lebih sayang sama cucu ketimbang anak sendiri. akibatnya, kalo diinget-inget kayaknya aku jadi korban overkeeping yang sampai sekarang dampaknya masih terasa. jadinya kurang gaul, abis semua dilihat dari dampak negatif yang bisa ditimbulkan, jadi aku gak boleh main keluar jauh2 lah, ga boleh main sama si A, si B, nanti bisa bla bla bla, untungnya aku waktu kecil punya kakek yang baik hati. aku temenan ama kakek, setiap hari kemana-mana sama kakek. tapi kakek lulusan terbaik waktu dy sekolah, ia sangat suka membaca, rajin, kuat, jadi aku banyak banget belajar darinya juga terutama keahliannya dalam bahasa inggris. orang2 pun mengenal kakek sebagai orang yang sangat bijaksana dan highly social person. buatku, kakek adalah mentor terbaik yang aku punya.
mungkin itu dy kenapa aku cepet tua. ^_^
first post...
first post as newbie..Dari poto disamping, aku mau nunjukin kalo aku ni sebenarnya orang aneh.. (lho?) blog udah aku bikin mulai dari entah kapan yang lalu, tapi first postnya baru ada sekarang.
aku pengen buat blog ini jadi tempat nyimpen cerita-cerita yang aku rasa penting, kalo dosen bilang sih buat refleksi hidup, tapi juga munurutku bakal bermanfaat disaat kita sulit berkomunikasi sama orang. inspirasinya sendiri datang dari seseorang yang aku sukai. cewek, orangnya pinter banget, dan blognya juga isinya curhatan2nya... disisi lain, postingan2 ini juga bisa bikin lancar tangan yang harusnya semakin hari semakin terlatih demi paper2 dimasa mendatang yang butuh kecepatan tangan tingkat dewa.. hehe..
sebelum ini, semua pemikiran2ku aku tuangin di status2 facebook. cuma pada dasarnya ada aturan tidak tertulis di facebook untuk gak "bentar2" update status. itu yang aku rasa membuat twitter jadi sangat diminati banyak orang, apalagi pengguna smartphone yang memiliki sistem onepush dimana orang bisa mengetahui apa yang di mention kan oleh orang lain dalam hitungan detik. sebenarnya banyak lho yang buisa kita tulis satu hari kalo kita mau. karena chitato itu bener, life is never flat, bakalan banyak suka/duka atau hal yang kalo kita baca waktu tua bakal bikin ketawa sambil mikir "dulu aku se-polos ini".. tapi juga kalo kalian pada liat2in statusku di https://www.facebook.com/kambingismyname juga bakal jadi heran. kesannya bakal jadi aneh. karena aku juga orangnya aneh. tapi untuk memahami semuanya akan aku berikan satu kalimat yang aku rasa aku menemukannya bukan dari orang lain.
"pahami bukan tentang apa yang ia katakan atau ia buat, tapi pahamilah apa yang dia pikirkan sampai dia bisa berkata atau berbuat demikian"
aku sengaja bikin blog ini bisa dibaca semua orang, karna aku orangnya sih sulit bergaul dengan semua macam tipe orang. mungkin cuma beberapa tipe aja yang bisa match, sisanya yang lebih banya k malah gak memperhitungkan aku. untuk itu, ketika dia baca dan mau memahami kalimat-kalimatku, mungkin dia bakal punya label baru untuk diletakkan didiriku.
untuk sebuah postingan perdana aku rasa cukup... ^_^
Langganan:
Komentar (Atom)
