Rabu, 16 September 2015

segelas kopi...

aromamu memberi rasa seperti "cerah kepalaku" ketika aku menghirupnya....
iya, aku sedang berbicara tentang kopi hitam...
bagiku kopi gayo adalah yang paling nikmat yang pernah kuminum. biasanya kuminum tanpa mencampurkan gula, karna sejatinya kopi memang pahit. melatihku untuk menikmati sebuah rasa yang mungkin saja bagi sebagian orang mereka hindari. 
kini aku menulis karena sebuah kecintaan. tanpa menyinggung perasaan sang rasa pahit, setulus hati pahit dari kopi adalah kenikmatan bagiku...

aku suka minum kopi, rata2 segelas sehari...
kuhirup dala2 aroma mikmat kopi ini, kutuang lagi segelas kopi dari cangkir ke mulutku, tak langsung kutelan, kubiarkan sejenak dia di mulutku..
lalu dia (kopi) membawaku pada suatu hari ketika aku memilih sebuah jalan yang kini kujalani...
(sebuah jalan yang kadang aku kerepotan berjalan diatasnya karena jalan tersebut tidak mulus...)
teringat kembali pula ke sebuah visi mulia yang ada dalam benakku ketika aku memilih jalan yang kutempuh ini...
ingatan2 itu menyingkirkan ingatanku tentang tantangan yang aku hadapi ketika aku bersusah-payah menjalaninya demi visiku terwujud...

satu hal yang sedikit aku sesali, dijalan ini aku menghindari pertemuanku dengan seseorang yang bagiku begitu berarti... orang itu ada di jalan yang dulu pernah aku lewati...
ketika tertelan sudah semua cariran kopi yang ada di dalam mulutku itu, aku sangat merindukan dia..
aku ingat senyumnya, aku ingat wajahnya yang polos seperti memiliki ketulusan, wajah cantik biasa yang aku yakini memiliki kecerdasan yang mumpuni untuk kriteria perempuan idamanku.. (ternyata dia emang lumayan smart sih aselinya seingatku)

kini di jalanku yang tak mulus, sembari aku menikmati segelas kopi ini... aku merindumu...
aku sungguh merindu...
aku berharap kendati segelas kopi ini akan luput dari gelasnya karena habis kutenggak, namun tak luput kau dari ingatanku cinta...

terimakasih segelas kopi dan ingatan akan cinta...
-MarioWong

Tidak ada komentar:

Posting Komentar